Sunday, January 25, 2009

it's 68% gone

Hump.. I lost my English. I think. I am sure it is. Gone. Lost. I hope, for the sake of *cough* my bright future *cough*, it'll back sooner than later. :P

Kok?
Iya, misalnya aku ngomong 1 kalimat. Setelah selesai itu satu kalimat dan aku mingkem, otakku langsung ngomong: "ngawurik.. grammarnya dihancurkan berkeping2." atau malah "edanik.. it didn't make any sense." ck ck ck.. kasian temen2ku itu. bahasanya kuhancurkan. ah, untungnya mereka masih mengerti apa yang kumaksud. atau malah mereka ikut andil dalam menghancurkan kemampuan berbahasa Inggrisku? Lha? Yoi, karena mereka kalo ngomong kaya maling dikejar garda, cuepet banget. Terus sebagian yang lain bukan native; jadi ada English ala Indian, English ala Polish, English ala Italian, English ala Spanish, English ala Peruvian, English ala Greek, etc., the list is long. By the way, I love those English ala Spanish most. ^_^

Kejadian lain, aku nonton pilem Indonesia dengan subtitle bahasa Inggris. Ada dialog begini, "ih asem rasanya." Terus di subtitle tulisannya begini: "It's bitter." Nah, segera muncul dialog di otak: "Well, that was weird, bitter means pahit. Kalo asem itu kan acidic taste, acid. *zzzzziiiiiinnnngggggg... otak berhenti bekerja 0.5 detik* bego! asem itu kan sour!"

2 comments:

MamaNyu said...

maniak telenovela sih.. jd wajar kalo seneng english ala spanish

hihihi.. jadi kangen karaokean No Me Ames di HapPup.. ^o^

bung2 said...

no worry, Sun...you're not the only one (*gyahahahaaa...). ra sah bahasa inggris, bahasa indonesyahku we saiki...OMG...R.U.W.E.T (*khawatir_MODE_ON).