Thursday, July 29, 2010

July 28, Early Evening...

Kemarin sore bikin janji pada diriku sendiri untuk menulis apa yang terlintas di kepala setelah selesei bengong di Kopaja sambil nyeberang jembatan (penyeberangan-red)... Let see... how random was my brain at that time...
===============
turun dari Kopaja
===============
Eeeeeewwww... Pak Sopirnya dulu belajar nyopir pake apaan ya? Ngerem kok kasar banget. Jadi inget kata si Mama, "Kamu itu kalo ngerem masih bikin aku pusing, jam terbangnya dinaikin doooong."
===============
Eh, iPhone 3G(s) turun harga... ha ha.. mentang-mentang iPhone 4 mau keluar, dia turun harga. Mmm.. kutunggu sampe harganya jadi dua juta deh... Ah itu mah ngimpi. Ya udah, nunggu 4G yang rev.2 deh; paling enggak tahun depan, akhir, pasti udah keluar, meanwhilekalo bisa nabung about 500K a month, pasti kena' deh. Eh tapi sayang juga, mending beli iPad.. atau beli workstation? Tapi kalo beli workstation mau ditaro dimana? Apa memperbarui Sammy? Aihh.. nih kayaknya ujung-ujungnya bakal ngga jadi semua deh... Bbbbzzttt...
===============
tengok ke kanan
===============
Hooooo... ada iklan minuman isotonik rasa jeruk. Hoooooo.... sekarang trendnya ngga lagi ngiklan mengutamakan vitamin dan mineral yang ada di dalamnya. WOW. Tim kreatifnya aneh deh. Masak yang dijual "ISO 22000/Food Safety Management System"? Gyabooooooo! Seberapa signifikannya sih si ISO 22000 ini buat bikin minuman rasa jeruk ? Emang ada TDT yang harus diawasi. Ada bahan-bahan asing yang berbahaya? Pake alat-alat yang rumit? Grrrrr... jangan ISOnya doooong yang dijual. Males banged deh mikirnya si tim kreatif pembuat iklan. Sedikit mengganggu di kepala, bukannya pengen beli, malah jadi, "Ealah.. ISO 22000 buat bikin minuman aja dipamerin, nggak seru banget nih produknya, ngga ada lagi yang bisa dijual ya."
Iklan yang somehow menyenangkan buat dilihat dan dinikmati saat ini adalah iklan rokok yang Masnya ceritanya Fotografer dan iklan bank plat merah yang baru aja ulang tahun ke 64. Menarik. Berkesan. Asyiiiikkk... (aku cari di youtube belum ada yang upload nih iklan2) :(
===============
turun dari jembatan, menuju meeting point
===============
Eeeee... masnya yang baru aja turun dari ojek ok juga.. Ooooopsss.. ayo jangan lama-lama, segera tengok kiri... Alhamdulillah.. hi hi hi...
===============
mendekati meeting point
===============
Jadi kepikiran, mungkin ada baiknya para tim kreatif pembuat iklan itu dimagangkan di perusahaan produsen produk, biar nggak ngasal ngambil 'ilmu' tapi jadinya ngga pas... Haiyaaaaa.. mentang-mentang lagi magang, terus jadi semuanya disuru magang pula.. hi hi hi...

Tuesday, July 27, 2010

Another Morning Rambling...

Kemarin angin bertiup tak tentu arah; mulai dari pagi, siang, sore, sampai malam... Alhamdulillah, apapun itu, at the end of the day, it was still perfect. Ada ngomel, ada ketawa ngakak. Adakah air mata tertumpah? Sayangnya belum ada hi hi hi... (Ternyata masih belum bisa berkontemplasi dengan tenang).

Masih harus menyesuaikan diri dengan dinamika the office. Masih mengukur kedalaman air. Masih memantau barometer. Seberapa cepatkah 'cepat' itu? Seberapa banyaknya 'banyak' itu? Still have so little idea about that. Dan semuanya masih serba relatif. 

(By the way, mataku sakit dengan setting monitor yang minimal. Dan sepertinya banyak yang matanya sakit akhir-akhir ini... ha ha ha... kasiaaaaaannn...!)

Pagi ini Jakarta mendung. Gelep. Gloomy. Tapi menyenangkan, karena artinya sesi jalan pagi nggak kepanasan. Alhamdulillah hujannya turun pas udah duduk manis di meja. Pas banget. :D Saat ini, sepertinya matahari mulai mengintip. Perfecto.

Cek di feeds Google reader, nemu website lucu yang menarik untuk disubscribe. Here's the link. Aku suka gayanya. Oh how I wish I could draw, even if it's just stick peoples. Sayangnya kok masih belum sukses juga. Well.. well...

Monday, July 26, 2010

GJ

Unpredictable...

G.R.E.A.T

W.O.W

geje...






Friday, July 23, 2010

Can't We Pretend...

... that the airplanes in the night sky are like shooting stars? I could really make a wish right now. (Airplanes by B.O.B and Hayley Williams)

Itu lagu kayaknya ngga bakal ada hubungannya ama isi postingan ini deh. Trus kenapa ditulis diatas sendiri, Neng? Ih biarin suka-suka... blog-blog saya.. ha ha.. ;)

Suatu ketika saya nongkrong sama seorang teman. Ngga jelas juga nongkrongnya, kami sama-sama lagi jayus mode setelah dipindahkan ke tempat yang jelas. Lho? :P Ngobrol sana sini, haha hehe, akhirnya diteruskan dengan berkontemplasi masing-masing. Mau apa kami ini? Cita-cita yang mana? Mimpi yang mana? Gelembung rasa nyaman mana? Yang mana yang mau dihancurkan duluan? Yang mana yang mau diprioritaskan? Yang mana yang mau disimpan dalam-dalam? Kontribusi macam mana? Apa iya? GeJe. Gak Jelas. Haha. Hehe.

kutengok kanan, terlihat gedung-gedung tinggi dan langit abu-abu...

Foolish we are. 

kulihat itu...

Happy i am.

kupikir...

still the same unanswered questions. then i am thinking to find another questions. that maybe simple enough to be answered. 

who to ask?

me. who else? 

... don't leave me here dancing alone, can't make up your mind..mind..mind..mind.. please don't waste my time..time..time..time..time.. (Eenie Meenie - SK + JB)

Thursday, July 22, 2010

k.e.n.t.a.n.g

k.e.n.t.a.n.g

(siapa sih yang bikin istilah kentang nih? oh iya.. si tante yang
belum menikah itu.)

Beneran kentang nih hari ini.

Sedikit update tentang bulan tujuh.. ternyata benar, ada kejutan di
bulan tujuh. Mengejutkan? Well kinda. Didn't see it coming this fast.
Menyenangkan? Mungkin. Eh salah. Harusnya dijawab dengan aura
berbinar-binar *SANGAT!* (tapi sinar matanya sedikit menipu)
wakakakakak... Kalo kata Om Jimbo; semua itu harus dihadapi dengan
senyuman (iyeeee... puter terus tuh lagu, paling abis gitu dirinya
disambit pake sandal jepit). Kinda miss those two rascals downstairs.
Hmm... the honeymoon phase is not even begin yet, but the creepy story
is all over the place. Sebenernya aku ini dipindahin kemana sih? Ke
lantai lain atau ke rumah hantu? Ha ha ha.. *ngaco aja...

Oh iya, minggu kemaren pulang ke rumah (ya iyalah pulang ke rumah;
emang pulang kemana lagi?). Dijemput ama si Gembul.
"Uffftt.. bau rokok, Mbul." (dulu: bakalan masih ditambah dengan
kuliah tentang rokot etc etc).
*Ya iyalah... kamunya lama.* (dulu: masih ditambah dengan ngomel,
terus nadanya makin lama makin tinggi.)
"Ya maaf... kamunya juga baca SMSnya ngaco." (dulu: masih diterusin
dengan kata-kata yang berawal 'makanya...')
*Hmm...* (dulu: biasanya dimulai dengan kata 'suka-suka aku.... dan
terusannya panjang).
Weird conversation, I know. Tapi dulu... well, waktu aku masih di
rumah, even percakapan seperti ini bisa memicu perang. Mungkin karena
dianya sebel karena aku cerewet. Dan akunya sebel karena dianya ngaco.
Kemarin? Not happened. Mungkin kami saling belajar bertoleransi dengan
lebih baik lagi. Mungkin jarak yang jauh dan waktu yang sempit membuat
usaha kami untuk saling mengerti itu lebih efektif dibandingkan dengan
ketika kami berbagi kasur atau berbagi lincak di depan TV. Atau kami
sudah cukup bosan untuk menunjukkan kasih sayang dengan smack down? I
dunno.

Terus ketemu ama Princess of Kerotia dan berbagi kisah yang tak
kunjung berakhir dengan happy ending. (Yang sabar yaaaaa....)

Terus ketemu juga ama the Widy's. Which remind me that, semua
keputusan diambil dengan sadar. Sadar-sesadar-sadarnya. Kalo kata
Robert Frost, I picked the road less travelled.

So? Kentang sih tetep kentang. But am not the purple one. ;)