Iseng2 cek salah satu aplikasi peta2an di FB.
Merasa ada yang aneh, apa iya sebanyak itu?
Hmm.. beneran ada yang aneh..
Aku nggak pernah merasa ke sana tuh.
Nggak merasa pernah nge-tag juga.
Weird.
Will something happened there?
*halah*
~merasa perlu ngejunk untuk menghabiskan energi yang sudah habis tapi tiba2 naik lagi gara2 bete sesaat~
umm.. bete = adrenalin???
interesting.
Wednesday, November 25, 2009
Saturday, November 21, 2009
Pagi ini...
Kayaknya aku lagi kena' post power syndrome nih. Pagi-pagi gini, kurang kerjaan, jadinya malah baca2 notes nya orang di FB. Gyahahahaha, biasanya sampe malem masih ada aja yang diklik klik *blame those game lags* Halah.
Baca2 notes nya temen itu really booze the energy. It feels refreshing knowing that there's more quarter geek/quarter alien/half n00b out there. *bows to those people*
Umm.. apalagi ya? Kemaren nonton lagi Pilot nya Bones. Sheeessshh.. some episodes just can't fail me. :))
Booth : Temperance, partners share things, builds trust.
Bones: Since when are we partners?
Booth: I apologize for the assumptions.
Bones-Pilot
Last, like dissolves like, positive attracts negative. That's just natural. @_@
Baca2 notes nya temen itu really booze the energy. It feels refreshing knowing that there's more quarter geek/quarter alien/half n00b out there. *bows to those people*
Umm.. apalagi ya? Kemaren nonton lagi Pilot nya Bones. Sheeessshh.. some episodes just can't fail me. :))
Booth : Temperance, partners share things, builds trust.
Bones: Since when are we partners?
Booth: I apologize for the assumptions.
Bones-Pilot
Last, like dissolves like, positive attracts negative. That's just natural. @_@
at
08:43
Monday, November 16, 2009
the world doesn't revolve around you
as a person who said that she loves surprises, i have lots of plans.
too much, if i may say.
on a particular saturday, i even felt the need to plan to stop making plans.
on a particular sunday, i plan to make one last plan, and thought that wasn't a good idea.
on a particular monday, i know that it's NOT a good idea at all. not even close to good.
sheeeeessshh
to make the story more dramatic, one particular day, i told myself to lessened the drama in my life and grow up.
guess am still running in circles.
need to get myself out.
fast.
or i will drown.
911.
too much, if i may say.
on a particular saturday, i even felt the need to plan to stop making plans.
on a particular sunday, i plan to make one last plan, and thought that wasn't a good idea.
on a particular monday, i know that it's NOT a good idea at all. not even close to good.
sheeeeessshh
to make the story more dramatic, one particular day, i told myself to lessened the drama in my life and grow up.
guess am still running in circles.
need to get myself out.
fast.
or i will drown.
911.
Sunday, October 25, 2009
Where'd you go? I miss you so...
Simple pleasures, may I say?
Never asking for too much, never hoping for more than we need.
I got to modify my quests, though. Even slower pace. Maybe change some gears.
O.o
Never asking for too much, never hoping for more than we need.
I got to modify my quests, though. Even slower pace. Maybe change some gears.
O.o
at
10:48
Tuesday, October 20, 2009
Deg2an
Deg2an #1
Setting: sebuah rumah sakit yang katanya milik pemerintah.
Ada Bapak2 sepuh yang lagi ngobrol dengan petugas lab. Bapak ini berusaha menerangkan bahwa obat beliau sudah habis dan beliau belum punya uang untuk nebus resep lagi. Karena itu, Bapak ini mau periksa lab, biar tahu kondisi badannya gimana.
Petugas lab (PL): Pak, ini nggak bisa Bapak langsung ke sini. Bapak harus ke poli, nanti dokternya yang meriksa, dan Bapak akan diberi obat.
Bapak (B): Tapi Mbak, saya ini nggak punya uang buat nebus obat, jadi saya nggak mau ke dokter, buat bayar dokternya aja saya nggak ada uang.
PL: Tapi kalo Bapak ke sini, namanya salah alamat. Coba lihat ini Pak, nama dokternya yang ada di nomer Antrian, ini dr. X, bukan dokternya yang periksa Bapak, dr. Z.
B: Lho iya Mbak, saya cuma pengen tahu, saya udah sehat atau belum.
PL: Tapi nggak bisa seperti itu Pak. Kan kasihan dr. Z. Uangnya Bapak harusnya dipakai untuk membayar dr. Z bukan dr. X. Kalau Bapak langsung ke lab kan uang periksanya jadi untuk dr. X.
.... bla bla bla....
tiba2 jantungku jadi deg2an. Mampus gw.
Aku tahu penyalahgunaan obat itu nggak boleh.
Sok2an jadi dokter tanpa punya ilmunya juga nggak boleh.
Well.. my biggest problem is pada kata-kata: "Kasihan Dokternya." Blaaaaaaahhh! Kalau saya boleh mengotori blog sedikit, may i say WTF!!!! Dokternya itu ndak sakit, Bu'! Yang kasihan itu pasiennya, udah sakit, ndak punya uang beli obat. Piye tooooh? @#$%^&*
Deg2an #2
Kejadian:Ada yang nge-add messenger. Nicknya semacam pakai 'cinta+nama orang'.
Waktu: setelah jantung berhenti kurang dari sedetik.
Me: "Is dead... kok istrinya bisa tahu ID messengerku? Perasaan istrinya dan aku nggak segitu2nya deh. As long as I remember sejak mereka pacaran sampe nikah, sudah nggak pernah ada pesan2 melayang baik via messenger maupun via imel deeeeeeeeh. Nil. Nada. Zilch. Apa pula ini? Oh no.. Oh God. Oh no. No no no...." --> rada over bin berlebihan.
crrrrrriiiiiiinngggg...
Tiba-tiba inget.. itu kan nama tengah calonnya sodara. Berarti yang nge-add sodara sendiri doooooong.
Mwahahahahahaha.... *ketawa lega* Phiyuuuuuh.
Setting: sebuah rumah sakit yang katanya milik pemerintah.
Ada Bapak2 sepuh yang lagi ngobrol dengan petugas lab. Bapak ini berusaha menerangkan bahwa obat beliau sudah habis dan beliau belum punya uang untuk nebus resep lagi. Karena itu, Bapak ini mau periksa lab, biar tahu kondisi badannya gimana.
Petugas lab (PL): Pak, ini nggak bisa Bapak langsung ke sini. Bapak harus ke poli, nanti dokternya yang meriksa, dan Bapak akan diberi obat.
Bapak (B): Tapi Mbak, saya ini nggak punya uang buat nebus obat, jadi saya nggak mau ke dokter, buat bayar dokternya aja saya nggak ada uang.
PL: Tapi kalo Bapak ke sini, namanya salah alamat. Coba lihat ini Pak, nama dokternya yang ada di nomer Antrian, ini dr. X, bukan dokternya yang periksa Bapak, dr. Z.
B: Lho iya Mbak, saya cuma pengen tahu, saya udah sehat atau belum.
PL: Tapi nggak bisa seperti itu Pak. Kan kasihan dr. Z. Uangnya Bapak harusnya dipakai untuk membayar dr. Z bukan dr. X. Kalau Bapak langsung ke lab kan uang periksanya jadi untuk dr. X.
.... bla bla bla....
tiba2 jantungku jadi deg2an. Mampus gw.
Aku tahu penyalahgunaan obat itu nggak boleh.
Sok2an jadi dokter tanpa punya ilmunya juga nggak boleh.
Well.. my biggest problem is pada kata-kata: "Kasihan Dokternya." Blaaaaaaahhh! Kalau saya boleh mengotori blog sedikit, may i say WTF!!!! Dokternya itu ndak sakit, Bu'! Yang kasihan itu pasiennya, udah sakit, ndak punya uang beli obat. Piye tooooh? @#$%^&*
Deg2an #2
Kejadian:Ada yang nge-add messenger. Nicknya semacam pakai 'cinta+nama orang'.
Waktu: setelah jantung berhenti kurang dari sedetik.
Me: "Is dead... kok istrinya bisa tahu ID messengerku? Perasaan istrinya dan aku nggak segitu2nya deh. As long as I remember sejak mereka pacaran sampe nikah, sudah nggak pernah ada pesan2 melayang baik via messenger maupun via imel deeeeeeeeh. Nil. Nada. Zilch. Apa pula ini? Oh no.. Oh God. Oh no. No no no...." --> rada over bin berlebihan.
crrrrrriiiiiiinngggg...
Tiba-tiba inget.. itu kan nama tengah calonnya sodara. Berarti yang nge-add sodara sendiri doooooong.
Mwahahahahahaha.... *ketawa lega* Phiyuuuuuh.
Subscribe to:
Posts (Atom)